Memproyeksi Kebutuhan Hardware Database Server
Hari ini iseng-iseng belajar mengenai bagaimana cara menghitung
kebutuhan perangkat keras server database di masa mendatang.
Dengan menggunakan OS Windows Server dan SQL Server, saya pun
mencoba pengetahuan baru dari salah satu buku yang sedang saya baca.
Bagi Anda yang menggunakan Windows Server 2003 (maupun
2008) tentu sudah mengenal salah satu Administrative Tools yang bernama
Performance (System Monitor). Dari tool ini, kita bisa melihat beberapa
measurement yang dapat digunakan untuk memproyeksi kebutuhan perangkat keras
server kita di masa mendatang. Berikut beberapa parameter yang bisa dijadikan
acuan dalam pengukuran tersebut:

Disini kita bisa menetapkan beberapa baseline yang bisa
dijadikan acuan pengukuran, misalnya setiap 10 menit kita mengambil data %
CPU Time dan Memory-Pages/sec di waktu-waktu terpadat pengaksessan
database oleh user.
Kita juga bisa menyimpan statistik tersebut ke dalam format
excel untuk kemudian melakukan proyeksi growth trend, bahkan kita bisa membuat
line chart yang ditambahkan perintah Add Trendline untuk melihat proyeksi data
tersebut di waktu-waktu tertentu di masa mendatang.
Selain itu, kita juga bisa melakukan penghitungan sederhana
untuk menghitung pertumbuhan penggunaan resource server komputer dalam periode
waktu tertentu. Dalam hal ini, ada 2 jenis penghitungan yang bisa digunakan:
Linear Growth dan Geometric Growth.
Linear Growth:
Penggunaan masa depan = penggunaan saat ini + (jumlah
penambahan * periode waktu)
Misalnya, saat ini SQL Server menghandle x transaksi per
menitnya dan mengalami peningkatan sebesar y transaksi per menit setiap
tahunnya, maka kita bisa memproyeksikan kebutuhan untuk z tahun ke depan seperti
berikut:
Penggunaan masa depan (z tahun kemudian) = x + (y x z)
Geometric Growth:
Nah, kalau metode penghitungan ini bisa digunakan kalau kita
memiliki rasio maupun persentase penggunaan database yang konstan.
Misalnya saat ini database kita berukuran 100 GB dan mengalami
pertumbuhan sebesar 3% setiap bulannya, kita bisa mengukur berapa besar database
kita 2 tahun kemudian (24 bulan) seperti berikut:
Penggunaan masa mendatang = penggunaan masa sekarang * (1
+ rate pertumbuhan) ^ periode waktu
Penggunaan masa mendatang = 100 x (1 + .03) ^ 24
Penggunaan masa mendatang = 100 x (2.033) = 203 GB
Yah, semoga pengetahuan yang baru saya dapat ini juga bisa
bermanfaat bagi rekan-rekan. :)
salam,
Rangga Praduwiratna