Choosing the Right Spatial Datatype
Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya bahwa SQL Server 2008 menyediakan 2 buah jenis type data spatial yaitu Geometry dan Geography.
Lalu bagaimana penentuan penggunaan jenis type data yang tepat dan dalam situasi apa. Mudah-mudahan beberapa point dibawah ini dapat memberikan petunjuk mengenai penentuan jenis type data spatial yang tepat untuk digunakan.
- Bila anda mendapatkan sumber data spatialnya bersumber dari GPS, Google Earth atau Virtual Earth yang telah memiliki informasi latitude dan longitude maka akan lebih tepat bila anda menggunakan type data spatial Geography.
- Bila anda mendapatkan sumber data spatial dari sebuah peta yang berbentuk datar dimana koordinat X dan Y nya telah disesuaikan sebagai bentuk arah angin timur dan utara dan telah diproyeksi sebelumnya dari geography coordinate menjadi sebuah peta datar, gunakan type data spatial Geometry
- Bila anda hendak membuat sebuah data spatial yang dibuat hanya berdasar pada koordinat X dan Y namun tidak merujuk pada peta bumi. gunakan type data spatial Geometry.
Menentukan type data spatial yang benar merupakan langkah yang paling awal harus diambil dalam pembuatan database spatial.
adalah hal yang tidak mungkin untuk mengkombinasikan type data spatial geometry dan geography dalam sebuah query yang sama. bila pun hal itu tetap dilakukan, SQL Server akan menghasilkan data NULL.
Perhatikan juga mengenai keakuratan data yang diinginkan. Bila anda bekerja dengan data Geometry yang berasal dari proyeksi peta Geography, maka semakin luas area yang kita kerjakan, maka semakin nilai akurasinya makin kecil.