SQL Server Indonesia User Groups Community April 2010 - Posts - drowned in code

SQL Server Indonesia User Groups Community

SQL Server Indonesia User Groups Community
Welcome to SQL Server Indonesia User Groups Community Sign in | Join | Help
in Search

drowned in code

eat, sleep, breath, SQL

April 2010 - Posts

  • 03: Deploying Report to SharePoint

    Setelah melakukan konfigurasi Reporting Services dan SharePoint, kini kita sudah dapat men-deploy report yang kita buat dengan menggunakan Business Intelligence Development Studio (BIDS) ke dalam sebuah library yang ada di SharePoint. Pada kesempatan yang berbahagia ini (duh, berlebihan) saya akan menggunakan Adventure Works reports yang terdapat pada SQL Server 2008 sample.

    Pertama saya akan membuat sebuah site yang berisi kumpulan reports dan datasource dengan nama Reports di SharePoint. Untuk Anda yang belum pernah bekerja dengan SharePoint, jangan khawatir, saya akan menunjukkan dulu bagaimana membuat sebuah site dan library di SharePoint. Sebagai catatan, Anda harus memiliki permission sebagai Owner untuk dapat melakukan hal ini.

    Buka SharePoint dari browser, lalu pilih Site Actions > Create

    image

    Klik link Sites and Workspaces dari Web Pages

    image

    Beri nama Reports pada Title dan Reports. Buka tab Enterprise pada Select a template, lalu pilih Report Center. Setelah selesai, klik tombol Create.

    image

    Setelah selesai membuat site, kita akan menambahkan sebuah report library ke dalamnya. Klik Site Actions > View All Site Contents

    image

    Klik link Create pada toolbar

    image

    Pilih Report Library dari Libraries

    image

    Beria nama Adventure Works, lalu klik tombol Create

    image

    Sekarang proses deploy akan dimulai. Buka report project-nya dari BIDS, lalu buka property project dengan meng-klik kanan pada Adventure Works Sample Report, lalu pilih properties.

    image 

    Ada tiga property yang harus diisi, yang pertama TargetServerURL, yang diisi dengan nama site yang tadi kita buat yaitu http://sharepoint/reports. Lalu TargetReportFolder yang diisi dengan alamat report library yang tadi kita buat, http://sharepoint/reports/adventure%20works. Dan yang terakhir yaitu TargetDataSourceFolder yang diisi dengan alamat data connection library, http://sharepoint/reports/data%20connections. Data connection library ini dibuat secara otomatis pada saat kita membuat site dengan menggunakan template Report Center. Property TargetDataSourceFolder optional untuk diisi, apabila kita kosongkan, data source akan disimpan pada folder yang sama dengan TargetReportFolder. Setelah selesai klik tombol OK.

    image

    Sekarang report project sudah siap untuk di-deploy, klik kanan pada project, lalu pilih Deploy

     image

    Setelah selesai, apabila kita membuka alamat TargetReportFolder dari browser, akan tampil report-report yang tadi kita deploy. Anda dapat membuka salah satu report dengan meng-klik link report pada library.

    image

    Sedangkan data source-nya tersimpan dengan baik pada library yang telah kita tentuka.

    image

    Untuk Anda yang mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan Reporting Services dan SharePoint, ada sebuah blog yang mudah-mudahan dapat membantu.

  • 02: Konfigurasi SharePoint

    Rasanya sudah cukup lama sejak bagian pertama untuk mengintegrasikan Reporting Services dengan SharePoint. Hingga akhirnya malam ini saya ditelpon oleh seorang teman saya yang ingin mengintegrasikannya (sorry yah Albert, jadi begadang di kantor). Jadi, mari kita lanjutkan dengan bagian keduanya.

    Sebelum memulai, download dulu SQL Server Reporting Services Add-in for Microsoft SharePoint disini, lalu instal pada server SharePoint. Saya tidak akan menuliskan bagaimana langkah demi langkah instalasi-nya, tapi Anda dapat melihatnya disini.

    Setelah selesai, buka Central Administrator dari Start > Administrative Tools > SharePoint 3.0 Central Administration

    Buka tab Application Management, lalu klik link Grant database access pada bagian Reporting Services

    image

    Isi server name dengan nama report server yang telah kita set pada Reporting Services Configuration Manager, lalu klik OK.

    image

    Isi user name yang akan digunakan sebagai account reporting services lalu klik OK

    image

    Setelah selesai, klik link Manage Integration settings, isi Report Server Web Service URL dengan alamat report server, pilih authentication mode, kemudian klik OK

    image

    Walaupun secara default Report Server Integration Feature aktif pada Site Collection Features, tidak ada salahnya kita melakukan pengecekan terhadap statusnya. Buka SharePoint site Anda, lalu klik Site actions > Site Settings. Untuk melakukan ini tentu saja Anda harus memiliki permission sebagai administrator

    image

    Klik link Site Collection Features pada Site Collection Administration

    image

    Perhatikan feature Report Server Integration Feature. Apabila belum aktif, klik tombol Activate yang ada pada bagian kanan untuk mengaktifkan feature-nya.

    image

  • How is SSIS in SQL Server 2008 R2

    Sebagai penggemar berat SQL Server Integration Services (SSIS), hal pertama yang saya cek setiap kali Microsoft mengeluarkan versi terbaru SQL Server adalah fitur baru apa yang ditambahakan di SSIS. Pada SQL Server 2008 R2, konon hanya akan ada satu feature baru yang akan ditambahkan yaitu opsi “Use Bulk Insert when possible” pada ADO .NET Destination.

    Opsi ini akan membuat insert data dengan menggunakan ADO .NET Destination seperti fast load yang terdapat pada OLE DB Destination. Yang harus diperhatikan adalah bahwa pada versi ini bulk insert-nya tidak generik untuk semua database, akan tetapi hanya men-support SQL Server saja –sama seperti fast load pada OLE DB Destination. Opsi ini sesungguhnya ditujukan untuk mendukung SQL Azure dimana ADO .NET adalah satu-satunya provider yang dapat digunakan untuk melakukan koneksi ke SQL Azure. Ini artinya ketika kita tidak perlu khawatir dengan performance SSIS ketika akan melakukan insert ke dalam sebuah SQL Azure database.

    Dengan atau tanpa fitur baru di SSIS 2008 R2 sejujurnya saya tidak terlalu kaget, karena sejak kemunculan SSIS di SQL Server 2005 SSIS telah menjadi data transformation platform yang solid dan dapat dengan mudah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dengan adanya Script Task, Script Component, dan SDK.

    Untuk info lebih detail mengenai fitur baru ini, Anda dapat membacanya disini.

  • SQL Server 2008 R2 Update for Developers Training Kit

    Untuk Anda yang membutuhkan resource mengenai SQL Server 2008 R2, Microsoft telah mem-publish SQL Server 2008 R2 Update for Developers Training Kit yang dapat diunduh disini. Isinya: Nothing but the goodness of SQL Server 2008 R2. Ada slide presentasi, demo, hands-on labs, dan video mengenai fitur-fitur baru yang terdapat pada SQL Server 2008 R2. Lebih dari cukup untuk dijadikan bahan otak-atik selama satu bulan ke depan.

  • Beyond SSRS 2008 R2 Report Manager

    Apabila Anda membuka Report Manager pada Reporting Services 2008 R2 untuk pertama kali, akan terasa jelas perbedaan user interface-nya jika dibandingkan dengan Report Manager pada versi sebelumnya.

    pic 01 

    Perubahan user interface tidak berhenti disitu saja. Pada saat saya mengarahkan mouse pada folder atau report, akan muncul drop down menu yang dapat kita gunakan untuk mengakses pilihan konfigurasi folder atau report.

    pic 02

    Hal ini tentu lebih memudahkan kita pada saat melakukan pengaturan properti sebuah report.  Pada versi sebelumnya, saya harus membuka report-nya terlebih dahulu, yang artinya akan ada waktu tunggu pada saat report sedang di-render. Setelah report-nya selesai di-render, baru saya dapat membuka property report-nya.
    Pada Report Manager yang baru, saya dapat langsung membuka properti report dengan menggunakan drop down menu tadi.

    pic 03

    Yang labih asyik lagi adalah tampilan baru repot pada saat di-render. Header report manager ditampilkan secara minimalis yang membuat report yang ditampilkan terkesan lebih besar dan luas.

    pic 04 

    Semua perubahan yang baru ini tentunya ditujukan agar kita mendapatkan pengalaman yang baik pada saat bekerja dengan Report Manager.

More Posts
Powered by Community Server (Commercial Edition), by Telligent Systems