Beberapa waktu yang lalu saya mendapat tips yang sangat bermanfaat dari salah seorang teman. Kejadiannya bermula ketika kami ingin melakukan backup database SQL Server 2008 untuk di-restore di SQL Server 2000. Berhubung metoda backup-restore tidak berhasil digunakan, akhirnya diputuskan untuk meng-generate script database tanpa mengikutsertakan datanya. Akan tetapi kenyataan ternyata berkata lain, kami harus meng-copy datanya juga.
Ternyata, SQL Server 2008 Management Studio dibekali sebuah enhancement yang sangat penting jika dibandingkan dengan versi sebelumnya. Sekarang, ketika menggunakan Generate Scripts, kita diberi pilihan untuk meng-generate data-nya juga. Sepertinya Microsoft memang mendengarkan apa yang menjadi keluhan customer-nya (termasuk saya) selama bertahun-tahun.
Sembari melihat bagaimana hal ini dilakukan, saya akan mengajak Anda untuk melihat kembali bagaimana me-generate script sebuah database. Dari Object explorer, klik kanan pada database, lalu pilih Tasks > Generate Scripts…
Klik Next pada step Welcome to the Generate SQL Server Scripts Wizard
Pilih database-nya, lalu klik Next pada step Select Database. Pada contoh kali ini saya akan memberi tanda centang pada Script all objects in the selected database agar semua object yang ada di database -seperti table, view, dan login- ikut ter-generate semua.
Pada step Choose Script Options-lah Anda baru dapat melihat perbedaan dengan versi sebelumnya. Perhatikan pada Table/View Options, terdapat pilihan Script Data untuk meng-generate script data. Opsi ini akan menghasilkan insert statement pada saat generate script. Pilih True pada option-nya, lalu klik Next.
Pada step Output Option, pilih Script to New Query Window lalu klik Next
Klik Finish pada Script Wizard Summary lalu biarkan proses generate script dimulai.
Hasilnya… seperti yang dapat Anda lihat pada gambar dibawah, data-nya pun ikut ter-generate.
