Pada tulisan sebelumnya saya telah menyebutkan beberapa hal yang dapat kita lakukan ketika tidak dapat connect ke sebuah database server, diantaranya adalah melakukan pengecekan port SQL Server di Firewall. Kali ini saya akan membahas langkah-langkah agar port SQL Server tidak di-blok oleh Firewall. Konfigurasi ini dilakukan dengan menggunakan Windows 7, untuk versi Windows yang lainnya mungkin akan sedikit berbeda, akan tetapi seharusnya prinsipnya tetap sama.
Untuk mengetahui port yang digunakan oleh SQL Server, Anda dapat menggunakan SQL Server Configuration Manager. Buka SQL Server Configuration Manager > SQL Native Client 10.0 Configuration > Client Protocols, lalu buka property TCP IP. Port yang dipakai SQL Server dapat dilihat pada bagian Default Port.
%2073DFFD92.png" width="642" height="484" />
Setelah mengetahui port-nya, langkah berikutnya adalah membuat Firewall agar mengijinkan port tersebut diakses dari luar server. Windows Firewall dapat dibuka dari Control Panel > Windows Firewall. Kemudian pilih Advanced setting pada bagian kiri
Klik kanan pada Inbound Rules, lalu pilih New Ruleā¦
Pilih Port pada Step Rule Type kemudian klik Next
Pada step Protocol and Ports, pilih TCP pada bagian Does this rule apply to TCP or UDP?, pilih Specific local ports pada Does this rule apply to all local ports or specific local ports?, masukkan port SQL Server tadi pada Specific local ports lalu klik Next
Kemudian pilih Allow the connection pada step Action lalu klik Next
Pada step Profile, beri centang pada semua pilihan agar SQL Server dapat diakses ketika Anda terhubung pada jaringan Domain, Private, ataupun Public. Setelah itu klik Next
Pada step Name, beri nama rule yang Anda buat lalu klik Finish. Sebagai contoh saya memberi nama SQL Server.
Setelah selesai, rule baru tadi akan tampil pada Inbound Rules dan SQL Server Anda sudah dapat diakses dari computer lain.
