Pada saat melakukan proses extract data di SSIS dengan menggunakan OLE DB Source, ada beberapa konfigurasi yang dapat kita lakukan untuk membantu mempercepat proses-nya.
- Gunakan OLD DB Provider yang merupakan bawaan database yang bersangkutan. Sebagai contoh, pada saat akan meng-extract data dari SQL Server, terdapat dua provider yang dapat digunakan, yaitu Microsoft OLE DB Provider for SQL Server dan SQL Server Native Client. Ternyata SQL Server Native Client memiliki performance lebih baik jika dibandingkan dengan Mircosoft OLE DB Provider for SQL Server.
- Jangan gunakan Table or view atau Table name or view name variable sebagai Data Access Mode. Apabila dicek dengan menggunakan profiler, ketika package dieksekusi OLE DB Source akan menjalankan statement Select *. Jika struktur table atau view tidak diubah, tentu tidak akan menjadi masalah. Tetapi jika strukturnya diubah, terutama penghapusan satu atau lebih column, akan menyebabkan error pada saat eksekusi.
- Pada saat menggunakan SQL Command atau SQL command from Variable sebagai Data Access Mode, jangan gunakan statement Select *. Bukan saja akan mengakibatkan error seperti yang dipaparkan pada point kedua, tetapi juga akan menurunkan performance. Sebaiknya sebutkan column-column table yang akan di-extract, dan pilih hanya column-column yang dibutuhkan pada proses ETL agar performance-nya tetap terjaga.
- Gunakan NOLOCK table hint agar proses select data tidak mengganggu proses transaksi yang terjadi terhadap table.