Setelah mengeluarkan SQL Server 2008 RTM, Microsoft bbrp waktu yang lalu telah merilis SQL Server 2008 Cummulative Update Package 1. Untuk lebih jelasnya, silahkan mengunjungi http://support.microsoft.com/default.aspx/kb/956717
Menurut kabar yang beredar, Service Pack 1 baru akan dirilis sekitar akhir taun ini atau awal taun 2009.
Tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan saya sebelumnya. Pada kasus kali ini, saya akan membahas mengenai menampilkan summary dari range tanggal yang dipilih. Misalkan, user ingin mengetahui harga tertinggi suatu barang antara tanggal 3 Mei 2005 dan 11 Mei 2005 (bukan report tiap tanggal 3,4,5,...,11 Mei 2005 yang ditampilkan). Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
1. Lakukan langkah-langkah 1-3 pada tulisan saya sebelumnya.
2. Buatlah New Set dengan nama “Date Range” dan ketikkan MDX Query berikut :
Intersect
([Time Akhir].[The Date].[The Date].MEMBERS,Union(SubSet([Time Akhir].[The Date].MEMBERS,
Rank(linkmember([Start Date].[The Date].currentmember,[Time Akhir].[The Date]),[Time Akhir].[The Date].MEMBERS)
- 1,
Rank(linkmember([End Date].[The Date].currentmember,[Time Akhir].[The Date]),[Time Akhir].[The Date].MEMBERS)
- Rank(linkmember([Start Date].[The Date].currentmember,[Time Akhir].[The Date]),[Time Akhir].[The Date].MEMBERS)+ 1),Descendants(linkmember([End Date].[The Date].currentmember,[Time Akhir].[The Date]),linkmember([End Date].[The Date].currentmember,[Time Akhir].[The Date]).Level,AFTER)))
3. Drag dimensi Time pada background dan pilih Date Range pada My Items (tab Select Items). Drag Start Date dan End Date pada background. Pastikan pada dimensi Time, Items dicombined seperti gambar berikut ini :
4. Selesai.
Berhubung postingan saya sebelumnya hilang T_T , maka postingan ttg membuat range tanggal dinamis pada SSAS 2005 dan ProClarity diposting ulang. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :
1. Tambahkan dimensi Start Date dan End Date pada cube. Dimensi Start Date dan End Date ditambahkan sebagai turunan dari dimensi Time. Caranya, double klik cube pada Solution Explorer kemudian pilih tab Dimension Usage. Klik kanan pada dimensi Time dan pilih Add Cube Dimension.
Selanjutnya, pilih dimensi Time pada daftar dimensi yang ada, kemudian klik OK.
Ulangi langkah di atas 1x lagi. Setelah selesai, rename kedua dimensi yang telah terbentuk menjadi Start Date dan End Date.
2. Pastikan kedua dimensi yang terbentuk tidak berelasi dengan measure groups apapun dan pastikan property IgnoreUnrelatedDimensions untuk semua measure groups diset ke TRUE. Secara default, property ini sudah diset ke TRUE. Setelah itu proses cube.
3. Buka ProClarity Desktop Professional/ProClarity Web Professional kemudian bukalah MDX Editor pada Menu View --> MDX Editor.
4. Buatlah New Set dengan nama “Date Range” dan ketikkan MDX Query berikut :
{linkmember([Start Date].[Calendar].currentmember, [Time].[Calendar]) : linkmember([End Date].[Calendar].currentmember, [Time].[Calendar])}
5. Drag dimensi Time pada columns atau rows dan pilih Date Range pada My Itmes (tab Select Items). Drag Start Date dan End Date pada background. Hasilnya akan tampak seperti berikut :
Salah satu hal baru yang terdapat pada SQL Server 2008 adalah shortcut untuk menjalankan Management Studio. Berikut adalah langkah-langkahnya :
- Jalankan program Run pada Windows dengan cara mengklik Start - Run ataupun dengan menekan tombol bergambar Windows + R pada keyboard seperti pada gambar berikut :

- Ketikkan “ssms” (tanpa tanda petik) pada box yang tersedia.
- Klik OK.
Jika dibandingkan dengan SQL Server versi sebelumnya yang menggunakan keyword “sqlwb” (tanpa tanda petik) untuk memanggil Management Studio, tentu keyword “ssms” lebih mudah untuk diingat kan? Karena “ssms” merupakan singkatan dari SQL Server Management Studio.
S7, nama blog ini bukan merujuk pada SQLServer 7. Huruf S di depan, saya ambil dari nama depan saya sendiri (Setyo). Selain itu, database SQL Server dan tools untuk BI-nya pun memiliki byk huruf S (SSMS, SSIS, SSAS, SSRS). Sedangkan nomor 7 adalah angka favorit saya ^_^ Surat yang setiap rakaat dibaca pada saat sholat berjumlah 7 ayat, pemain bola yang hebat2 pun byk yang sukses dengan angka 7, seperti Andriy Shevchenko pada saat bermain di Milan (Forza MILAN!!, hehe :D). Selain itu pada saat ini pun, pemain bola yang sedang bersinar dijuluki dengan sebutan CR7 (kostumnya jg nomor 7).
Jadi, dengan nama ini semoga nantinya saya bisa sukses di bidang SQL Server seperti bung Kiki Rizki Noviandi, Hendra Eka Putra, Kasim Wirama, MCA maupun seperti mas Hendrik ataupun mas Deni.
Anyway, selamat buat petinggi2 SQL Server Indo atas terbentuknya sqlserver-indo.org ^_^ Oh ya, ini sekaligus sebagai pengganti SQL Bandit ya?
Salam kenal semua!! ^^
More Posts