SQL Server Indonesia User Groups Community Rachmat Hariyanto
Welcome to SQL Server User Group Indonesia
Sign in JoinHelp

Rachmat Hariyanto

There's always time for coding! My friends are Visual Studio 2008 Team System (ASP .NET 3.5, LINQ, VB .NET), jQuery, CodeSmith and SQL Server 2005/2008.

Sekalian mengingat kembali dan mendokumentasikan apa yang pernah aku presentasikan pada event TechNet Deep Dive SQL Server yang diadakan di Auditorium Microsoft Indonesia tanggal 22 Juli 2008 yang lalu,  coba kutuliskan pada tulisan di bawah ini. Semoga bisa bermanfaat.

 

Secara umum kompresi data (Data Compression) diartikan dengan proses mengubah ukuran suatu file menjadi file yang ukurannya lebih kecil.

Berdasarkan definisi di atas, kompresi data dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : 

1.                  Lossy Data Compression

2.                  Lossless Data Compression

 

Lossy Data Compression memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan rasio kompresi yang lebih besar, tetapi sebagian data akan hilang (loss) pada saat dilakukan proses uncompression.  Salah satu contoh jenis kompresi ini digunakan untuk mengubah file audio menjadi mp3.

Sebaliknya Lossless Data Compression mensyaratkan bahwa data hasil rekontruksi akan persis sama dengan data yang terkompress.

 

Terdapat 2 teknik kompresi yang umum digunakan dalam Lossless Data Compression yaitu :

1.                  Berdasarkan pada prinsip data yang sering muncul akan dikodekan dengan lebih sedikit bit.  Contoh : Huffman Coding

2.                  Berdasarkan pada permodelan statistik untuk data teks.  Misalkan dengan membangun suatu kamus (dictionary) dari simbol-simbol yang sering muncul pada suatu blok dan kemudian hanya akan diacu (reference) dengan menggunakan pointer.  Contoh : LZ (Lempel-Ziv) algorithm.

 

Nah, bagaimana dengan kompresi pada database? Hal pertama yang harus dipahami bahwa tujuan utama dari kompresi data pada database bukan untuk mendapatkan rasio kompresi yang maksimum, tetapi untuk mendapatkan keimbangan terbaik antara rasio kompresi yang didapat dengan cost dari proses kompresi/dekompresi. Sehingga kompresi yang didapat akan bergantung pada distribusi dan skema data yang ada.

 

Masalah-masalah terkait kompresi data yang harus kita perhatikan adalah :

  1. Storage Cost
  2. Manageability Cost
    1. Backup/recovery
    2. Create/Rebuild indexes
    3. Bulk import
    4. Consistency Checking

 

Sebenarnya, Microsoft sudah mulai mengupayakan masalah kompresi data pada database sejak meluncurkan SP2 untuk SQL Server 2005, yaitu dengan mengimplementasikan fitur variable-length decimal storage format.

 

Sedangkan pada SQL Server 2008 fitur terkait kompresi data diimplementasikan dalam :

  1. Backup Compression
  2. Data Compression
    1. ROW Compression
    2. PAGE Compression

 

 

Pada tulisan berikutnya akan kutuliskan secara lebih detail bagaimana mekanisme kompresi data ini dilakukan oleh SQL Server 2008. 

Besok dan lusa, aku harus melupakan sejenak "tetek-bengek" soal programming dan database.  Besok dan lusa (18-19 November 2008) aku harus ikut training dunia asuransi, tentang "Directors and Officers Liability Insurance" (DOLI).

Liability Insurance dalam bahasa Indonesia sering  diterjemahkan menjadi Asuransi Tanggung Gugat, yang memiliki pengertian Asuransi yang memberikan perlindungan bagi tertanggung terhadap tuntutan hukum dari pihak ketiga (third party).  

Asuransi Tanggung Gugat terdiri atas beragam produk, antara lain:

  1. General Liability:
    • Public Liability
    • Product Liability
    • Comprehensive General Liability
  2. Professional Liability:
    • Medical Malpractice
    • Professional Indemnity
    • Directors' and Officers' Liability
  3. Employer's Liability dan Workmen's Compensation

D&O Insurance ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi eksekutif & officer (pejabat) di perusahaan agar terbebas dari risiko pengambilan keputusan bisnis yang mereka lakukan dimana pihak ketiga dapat menuntutnya.

Obyek pertanggungan dalam asuransi ini adalah tuntutan hukum dari pihak ketiga akibat keputusan-keputusan yang dibuat oleh pihak eksekutif dan officer perusahaan tersebut ketika melakukan kegiatan usahanya.

Tuntutan hukum dari pihak ketiga, termasuk biaya-biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pembelaan (defense cost).

Sedangkan risiko-risiko yang tidak dijamin dalam D&O Insurance antara lain adalah :

  • Hal-hal yang berhubungan dengan unsur kesengajaan
  • Hal-hal yang berhubungan dengan penyuapan
  • Majority shareholder
  • Professional indemnity
  • Perang, terorisme
  • Radioaktif dan polusi
  • Tuntutan yang mengarah kepada cedera badan atau kerusakan/kerugian property

 Semoga besok dan lusa tidak terkendala apa-apa, sehingga ilmu yang diberikan oleh instruktur dari Miller Insurance akan membekas di kepalaku.  Dan yang pasti, tugas berikutnya adalah membuat software aplikasi yang akan mendukung soal ini.

Posted by Rachmat Hariyanto | 2 comment(s)
Filed under:

Rasanya lama sekali aku tidak nulis di blog, ternyata benar "menulis itu tidak gampang, bukan karena tidak bisa, tetapi lebih kepada niat untuk menulis itu sendiri".  Makanya, aku angkat jempol deh (two thumbs up!) buat orang-orang yang rajin menulis di blog.

Dan tidak adil rasanya, kalau aku menyuruh anak-anakku untuk memulai belajar menulis blog, tetapi aku sendiri tidak memberikan contoh buat mereka. Bisa-bisa aku dikutuk jadi batu atau kodok.  Jadi, yeahh, hari ini kumulai lagi untuk sekedar menulis sebagai pemicu (trigger) untuk tulisan-tulisanku berikutnya. 

Selamat datang di blog saya ... wilujeng sumping (sunda red)!

 

Posted by Rachmat Hariyanto | with no comments
Filed under:
More Posts