Penyempurnaan DBCC CHECKDB di SQL Server 2008
DBCC digunakan untuk mengetahui database corruption lebih dini, yang pada umumnya terjadi karena masalah I/O. Pada saat DBCC CHECKDB diexecute, pertama-tama dia akan mengecek apakah ada corrupt pada databasenya. Kalau ada corrupt, dia akan mengecek ulang dari awal dengan lebih detail untuk mengetahui lokasi bagian yang corrupt tersebut (DEEP DIVE). Sayangnya, process ini akan memakan resource yang cukup banyak dengan waktu yang relatif lama.
Di SQL Server 2005 SP 2, apabila terjadi DEEP DIVE, DBCC akan menghasilkan error output:
DBCC CHECKDB is performing an exhaustive search of indexes for possible inconsistencies. This is an informational message only. No user action is required.
Di SQL server 2008, nama-nama table yang sedang di scan untuk kedua kalinya (DEEP DIVE), akan tertulis di Error output tersebut. Hal ini membantu kita untuk lebih cepat mengetahui tabel mana yang memiliki bagian yang corrupt.